PembaTIK 2023 - INDIGO

Kegiatan PembaTIK level 4 Tahun 2023 dilakukan dengan Menyebarkan Informasi Melalui Medsos, Membangun Koordinasi dengan Pihak lain, Melakukan Diseminasi/Berbagi Praktik Baik, dan Melakukan Publikasi pada media dan website pribadi.

INFORMASI MELALUI MEDSOS

Upaya saya melakukan sosialisasi pemanfaatan Platform digital kemdikbudristek seperti Platform Merdeka Mengajar dan Sistem Informasi Perbukuan Indonesia melalui akun media sosial Instagram dan Facebook.

NETWORKING KOLABORASI

Melakukan koordinasi kepada kepala sekolah, Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata, serta sesama Sahabat Teknologi dari Prov. NTT terkait kegiatan berbagi yang akan dilakukan.

DISEMINASI PRAKTIK BAIK

Melakukan diseminasi praktik Baik Secara Luring/Webinar bersama Kombel PMM (Sahabat Teknologi NTT) dan juga secara luring di beberapa sekolah sesuai hasil koordinasi yang dilakukan.

GO PUBLISH

Membuat cerita berupa tulisan/artikel terkait kegiatan diseminasi luring/daring yang telah dilakukan dan dipublikasikan pada blog pribadi saya maupun mengedit video dokumentasi praktik baik dan kegiatan berbagi.

Tampilkan postingan dengan label Networking Kolaboratif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Networking Kolaboratif. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Oktober 2023

Sahabat Teknologi NTT – Kab. Lembata : Kolaborasi lebih penting daripada Kompetisi

Dalam dunia pendidikan, seringkali kita terjebak dalam paradigma kompetisi, di mana sekolah, siswa, dan guru bersaing satu sama lain untuk mencapai prestasi tertinggi. Namun, semakin banyak kita memahami peran kolaborasi dalam membentuk masa depan pendidikan yang lebih baik, semakin jelas pula bahwa kolaborasi jauh lebih penting daripada kompetisi. Sebagai pendidik, kita memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang mendorong kerja sama, berbagi pengalaman, dan pembelajaran kolektif. Hal ini lah yang mendorong kami para Sahabat Teknologi NTT Peserta PembaTIK Level 4 Tahun 2023 yang berasal dari Kabupaten Lembata yakni yakni Bapak Antonius Trisanto Tukan dari SD Inpres Ohe dan Ibu Nawangwulan Cahyaristi dari SMP Negeri 1 Nubatukan untuk saling berkolaborasi dalam upaya membagikan pengalaman praktik baik yang telah kami lakukan di sekolah masing-masing.

Dalam postingan ini, saya akan menguraikan upaya kolaboratif yang kami lakukan, terutama dalam hal koordinasi dan perencanaan yang diperlukan dalam menyukseskan kegaiatan berbagi praktik baik sacara luring maupun daring. Untuk mempermudah koordinasi dan komunikasi kami, maka kami sepakat membentuk grup WhatsApp. Melalui grup WhatsApp ini lah kami melakukan komunikasi untuk rencana kami selanjutnya. Kami juga merencanakan pertemuan koordinasi untuk berbagi ide, mengatur jadwal, dan membagi peran. Pertemuan ini dapat dilakukan secara virtual melalui Google Meet atau pertemuan secara tatap muka. Kami akan merinci siapa yang akan mengelola presentasi, materi, serta waktu dan tempat di sekolah yang akan kami kunjungi.

Koordinasi Sahabat Teknologi dari Kabupaten Lembata melalui Google Meet.

Adapun bentuk kolaborasi yang kami lakukan selama proses perencanaan dan persiapan kegiatan berbagi praktik baik misalnya seperti berkolaborasi membuat desain bersama leaflet/poster kegiatan webinar menggunakan Canva for Education, membagikan akses bersama pada goggle formulir untuk saling melengkapi pertanyaan yang ada pada daftar hadir peserta kegiatan.

Setelah koordinasi dan perencanaan selesai, kami akan mengunjungi sekolah-sekolah yang telah kami identifikasi. Kami akan berbagi praktik baik kami dengan guru dan staf sekolah, menjelaskan metode yang telah kami terapkan, dan bagaimana hal itu telah mempengaruhi hasil belajar siswa. Sebagai tim, kami akan bekerja sama dengan guru di sekolah yang kami kunjungi. Kami akan mengadakan sesi diskusi dan kolaborasi untuk memahami tantangan dan kebutuhan unik di setiap sekolah. Kami ingin memastikan bahwa praktik baik yang kami bagikan dapat disesuaikan dengan situasi dan kebutuhan setiap sekolah. Setelah kegiatan berbagi pengalaman praktik baik selesai, kami akan melakukan evaluasi internal. Kami akan berdiskusi tentang apa yang telah berhasil dan apa yang perlu diperbaiki dalam rencana kami. Kami akan terus belajar dan berkembang seiring berjalannya waktu.

Kami yakin bahwa kolaborasi ini akan membantu menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih inovatif dan berkualitas di sekolah-sekolah yang kami kunjungi. Kami berharap bahwa dengan berbagi praktik baik, kami dapat membantu meningkatkan pengalaman belajar siswa dan menciptakan dampak positif dalam dunia pendidikan. Terimakasih kepada kedua rekan kami yang mendukung inisiatif ini. Mari bersama-sama berkontribusi untuk pendidikan yang lebih baik dan lebih cerah.

Minggu, 22 Oktober 2023

"Harmoni untuk Kemajuan: Kolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kab. Lembata dalam Upaya Digitalisasi Pembelajaran"

"Pendidikan telah memasuki era digital yang mengubah cara kita belajar dan mengajar."

Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam dunia pendidikan menjadi semakin vital. Karena itulah, saya bersama kedua rekan Sahabat Teknologi Provinsi NTT dari Kabupaten Lembata yakni Bapak Antonius Trisanto Tukan dari SD Inpres Ohe dan Ibu Nawangwulan Cahyaristi dari SMP Negeri 1 Nubatukan memutuskan untuk berbagi pengalaman praktik baik dalam penggunaan TIK dalam pembelajaran di beberapa satuan Pendidikan yang berada di bawah naunagn Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata. Dalam artikel ini saya akan mengambarkan kegiatan yang kami lakukan dalam mengkoordinasikan rencana kegiatan berbagi praktik baik ini dengan Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) untuk mendapatkan dukangan penuh dari Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata.

Pada hari Selasa tanggal 17 Oktober 2023 pukul 08.00 WITA kami bertemu dengan Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata, Bapak Suhartin Bungalaleng, S.Ap untuk melakukan koordinasi terkait rencana berbagi praktik baik dari Sahabat Teknologi Provinsi 2023 dari Kabupaten Lembata.


Koordinasi Sahabat Teknologi NTT bersama Kabid GTK Disdik Kab. Lembata.
sumber : dokumentasi antonius tukan

Koordinasi ini dimulai dengan meluruskan pemahaman bersama mengenai apa yang ingin kami capai. Tujuan kami adalah meningkatkan pemanfaatan TIK dalam pembelajaran di sekolah-sekolah dibawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata. Dalam suasana pendidikan yang berubah cepat, pengalaman belajar yang lebih menarik dan relevan adalah yang kami kejar. Tujuan ini kami definisikan dengan jelas agar semua pihak terlibat memahami arah perubahan yang akan kami galakkan. Kunci dalam perencanaan ini adalah dialog yang terbuka dan membangun dengan Kepala Bidang GTK. Kami mengadakan pertemuan khusus dengan Kepala Bidang GTK untuk menjelaskan rencana dan tujuan kami. Saat kami memaparkan konsep dan manfaat dari berbagi pengalaman praktik baik dalam pemanfaatan TIK dalam pembelajaran, Kepala Bidang GTK dengan penuh semangat mendukung rencana kami.

Setelah kami mendapat dukungan, tahap selanjutnya adalah menentukan sekolah-sekolah yang akan berpartisipasi. Kami mencari sekolah-sekolah yang memiliki semangat dan komitmen untuk meningkatkan pemanfaatan TIK dalam proses pembelajaran. Selain itu, kami juga memastikan representasi geografis yang merata agar rencana ini dapat mencakup berbagai wilayah di bawah naungan Dinas Pendidikan. Dari hasil koordinasi ini, kami bersepakat untuk menentukan 2 (dua) sekolah sasaran berbagi pengalaman praktik baik yakni SD Inpres 1 Lewoleba untuk jengang Sekolah Dasar dan SMPN Tujuh Maret Hadakewa untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama. Dengan sekolah-sekolah partisipan yang telah ditentukan, kami merancang strategi implementasi yang matang. Rencana ini meliputi jadwal pelaksanaan kegiatan, materi yang akan kami sampaikan, metode evaluasi, serta sumber daya yang diperlukan.

Kolaborasi dengan Kepala Bidang GTK adalah langkah utama dalam menjalankan kegiatan berbagi pengalaman praktik baik yang terkait dengan pembelajaran berbasis TIK. Dukungan dan kerjasama yang baik dengan Kepala Bidang GTK merupakan faktor penentu dalam kesuksesan rencana ini. Kami berharap upaya ini akan membantu menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih inovatif dan bermutu di sekolah-sekolah. Dalam semangat kolaborasi, kami yakin bahwa kami dapat terus memajukan dunia pendidikan menuju arah yang lebih canggih dan relevan.

Sabtu, 21 Oktober 2023

"Koordinasi yang Sukses: Mendapatkan Dukungan Kepala Sekolah dalam Berbagi Praktik Baik"

Sebagai seorang guru yang selalu bersemangat untuk meningkatkan kualitas pendidikan, saya memahami betapa pentingnya mendapatkan dukungan dari kepala sekolah dalam berbagai inisiatif pendidikan. Salah satu aspek yang ingin saya bagikan dalam postingan ini adalah bagaimana saya berhasil melakukan koordinasi dengan kepala SMPN Satap Ilewutung untuk mendapatkan dukungan dalam kegiatan berbagi praktik baik peserta PembaTIK Level 4 – Level Berbagi dan Berkolaborasi bersama Sahabat Teknologi NTT Tahun 2023. 

Namun mengingat bahwa kondisi sekolah yang cukup jauh dari rumah kediaman saya serta akses internet yang kurang memadai disekolah maka saya akan menghabiskan cukup banyak waktu di Kota Lewoleba untuk mempersiapkan segala hal dalam rencana kegiatan berbagi praktik baik secara luring maupun daring. Oleh karena itu saya memerlukan komunikasi dan kesepakatan khusus bersama dengan Kepala Sekolah sehingga kegiatan ini tidak menggangu tugas pokok saya sebagai seorang guru untuk mengajar di kelas. Pada Hari Kamis Tanggal 12 Oktober 2023, saya bertemu dengan Kepala SMPN Satap Ilewutung, Bapak Yosep Dua Puhun, S.Pd untuk membicarakan 3 hal penting yakni meminta ijin untuk melakukan kegiatan berbagi praktik baik, memberikan gambaran terkait action plan kegiatan berbagi dan berkolaborasi, serta membuat perencanaan kegiatan berbagi praktik baik dalam komunitas sekolah kami. 

Koordinasi dengan Kepala SMPN Satap Ilewutung Bapak Yosep Dua Puhun. 
sumber : dokumentasi pribadi

Langkah pertama yang saya lakukan untuk mendapatkan dukungan adalah dengan berkomunikasi secara terbuka dan jelas dengan kepala sekolah. Saya mengidentifikasi tujuan dan manfaat dari kegiatan berbagi praktik baik yang akan saya lakukan, dan saya menjelaskannya dengan rinci kepada kepala sekolah. Ini mencakup bagaimana kegiatan tersebut dapat memperkaya pengajaran saya dan juga berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di sekolah. Setelah menjelaskan tujuan saya, saya selalu membuka pintu untuk konsultasi dan diskusi dengan kepala sekolah. Ini memberikan kesempatan bagi kepala sekolah untuk memberikan masukan dan saran yang berharga. Kepala sekolah kami memiliki wawasan yang luas tentang kebutuhan sekolah dan siswa, dan mendengarkan perspektif mereka sangat penting. 

Saya juga memastikan bahwa kegiatan berbagi praktik baik saya tidak mengganggu jadwal sekolah yang sudah ada. Saya berkoordinasi dengan kepala sekolah untuk menentukan waktu yang tepat untuk kegiatan tersebut, yang tidak akan mengganggu proses pembelajaran reguler. Selain mendapatkan dukungan dari kepala sekolah, saya juga mencari dukungan dari rekan guru yang mungkin tertarik untuk berpartisipasi dalam kegiatan berbagi praktik baik. Kepala sekolah kami sangat mendukung kolaborasi dan berbagi pengetahuan antar guru, jadi inisiatif ini juga mendapat dukungan dari sejumlah guru lainnya. 

Dari diskusi yang kami lakukan juga, kami membuat kesepakatan untuk meberikan ruang bagi saya untuk membagikan pengalaman praktik baik yang telah saya lakukan kepada para rekan guru di sekolah yakni pada hari Sabtu, Tanggal 14 Oktober 2023 bertempat di “Hadamoda” (sebuah tempat di luar lingkungan sekolah masih dapat dijangkau koneksi internet) dan kami berencana untuk menggabungkan kegiatan ini dengan kegiatan pengimbasan Pemanfaatan Chromebook untuk Penggunaan Google Workspace for Education. 

Setelah kegiatan berbagi praktik baik selesai, saya melaporkan hasilnya kepada kepala sekolah. Ini mencakup manfaat yang telah dihasilkan dan temuan yang dapat diimplementasikan dalam pengajaran di sekolah. Ini adalah cara untuk menunjukkan bahwa dukungan yang diberikan telah memberikan dampak positif. Saya sangat bersyukur karena kepala sekolah kami selalu mendukung inisiatif-inisiatif seperti ini yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan kerja sama dan dukungan dari kepala sekolah, kami dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik dan lebih inovatif. Terimakasih kepada kepala sekolah dan rekan guru yang telah mendukung upaya ini. Mari kita terus berkolaborasi untuk memberikan pendidikan terbaik bagi siswa kami dan membangun masa depan yang lebih cerah.