PembaTIK 2023 - INDIGO

Kegiatan PembaTIK level 4 Tahun 2023 dilakukan dengan Menyebarkan Informasi Melalui Medsos, Membangun Koordinasi dengan Pihak lain, Melakukan Diseminasi/Berbagi Praktik Baik, dan Melakukan Publikasi pada media dan website pribadi.

INFORMASI MELALUI MEDSOS

Upaya saya melakukan sosialisasi pemanfaatan Platform digital kemdikbudristek seperti Platform Merdeka Mengajar dan Sistem Informasi Perbukuan Indonesia melalui akun media sosial Instagram dan Facebook.

NETWORKING KOLABORASI

Melakukan koordinasi kepada kepala sekolah, Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata, serta sesama Sahabat Teknologi dari Prov. NTT terkait kegiatan berbagi yang akan dilakukan.

DISEMINASI PRAKTIK BAIK

Melakukan diseminasi praktik Baik Secara Luring/Webinar bersama Kombel PMM (Sahabat Teknologi NTT) dan juga secara luring di beberapa sekolah sesuai hasil koordinasi yang dilakukan.

GO PUBLISH

Membuat cerita berupa tulisan/artikel terkait kegiatan diseminasi luring/daring yang telah dilakukan dan dipublikasikan pada blog pribadi saya maupun mengedit video dokumentasi praktik baik dan kegiatan berbagi.

Senin, 23 Oktober 2023

Webinar “SABTU CB“ (Sharing Asyik Belajar Teknologi Seru Chromebook)

Di tengah perkembangan pesat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan adalah suatu keharusan. Hal mendorong saya bersama kedua Sahabat teknologi NTT - Peserta PembaTIK Level 4 yakni Bapak Antonius Trisanto Tukan dari SD Inpres Ohe dan Bapak Ali Zaenal dari SD Inpres Rata – Kabupaten Nagekeo untuk memiliki komitmen kuat dalam berbagi pengalaman praktik baik dalam memanfaatkan TIK dalam pembelajaran. Bersama-sama, kami menyelenggarakan sebuah kegiatan berbagi daring melalui webinar menggunakan platform Google Meet. Kami memilih webinar sebagai sarana utama untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman praktik baik kami. Pilihan ini didasari oleh sejumlah alasan yang penting karena Webinar memungkinkan kami untuk mencapai audiens yang sangat luas. Guru-guru dari berbagai tempat di seluruh Indonesia dapat dengan mudah mengikuti kegiatan berbagi kami tanpa harus melakukan perjalanan jauh. Webinar memungkinkan interaksi langsung antara pembicara dan peserta. Kami dapat menjawab pertanyaan dan memberikan klarifikasi secara real-time, menciptakan pengalaman berbagi yang lebih dinamis dan berarti. Guru-guru yang memiliki jadwal yang padat dapat mengikuti webinar kapan saja dan di mana saja sesuai kenyamanan mereka. Ini membantu dalam memastikan partisipasi yang lebih besar dalam kegiatan berbagi ini. Webinar juga memberi kesempatan bagi para guru untuk saling berkolaborasi. Mereka dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan mereka, menciptakan jejaring profesional yang kuat.

Kegiatan Webinar dengan tema “SABTU CB“ (Sharing Asyik Belajar Teknologi Seru Chromebook) dilaksanakan pada hari  Sabtu tanggal 20 Oktober 2023 dari pukul 19.00 WITA – selesai. Kegiatan Webinar ini dibuka secara langsung oleh Bapak Herdiana, ST.MBA selaku Kepala Balai Penjamin Mutu Pendidikan Prov.NTT. Dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan webinar ini, beliau menegaskan bahwa dengan adanya kegiatan seperti ini, beliau berharap agar para guru terutama yang berada di sekolah sasaran penerimaan bantuan chromebook dapat memperoleh pengetahuan baru terkait bagiman memanfaatkan chromebook sehingga dapat digunakan secara optimal untuk menunjang kegiatan pembelajaran di kelas. Selain itu Webinar ini juga menghadirkan keynote speaker yakni Ibu Arija Rose Wanodya sebagai Google Education Specialist untuk region Jatim, Bali, dan Nusa Tenggara. Dalam paparan materinya, Ibu Rose Wanodya juga menyampaikan hal senada yang disampaikan oleh Bapak Herdiana. Namun Ibu Rose Wanodya juga mengingatkan dan menghimbau para perserta kegiatan webinar untuk mengoptimalkan akun belajar.id yang dimiliki oleh para guru untuk memanfaatkan semua platform layanan dari Google for Education dalam upaya menunjang proses pembelajaran berbasis TIK.

 
Flayer Webinar "“SABTU CB“ (Sharing Asyik Belajar Teknologi Seru Chromebook)" 

Adapun fokus utama kami selaku narasumber praktik baik dalam kegiatan webinar ini adalah membagikan pengalam kami dalam mengembangkan ekosistem digital berbasis TIK dengan memanfaatkan perangkat chromebook yang tersedia di sekolah. Untuk itu, kami membawakan materi yang beragam dalam webinar ini:

Prasmanan Konten Platform Digital Kemdikbudristek" (SMPN Satap Ilewutung)

Materi yang saya bawakan menekankan integrasi konten dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) ke dalam sistem Learning Management System (LMS) Moodle yang kami jalankan di sekolah kami. Ini memungkinkan para siswa kami untuk mengakses sumber daya pembelajaran dengan lebih mudah dan efisien.

GACOR (Game Olahraga dengan Memanfaatkan Chromebook)

Pak Aly Zainal berbagi pengalaman dalam menggunakan Chromebook dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di SD Inpres Rata - Nagekeo. Dia menjelaskan bagaimana Chromebook dapat digunakan untuk menciptakan aktivitas yang menyenangkan dan efektif dalam pembelajaran PJOK.

Implementasi TIK dalam Pembelajaran menggunakan Model Pembelajaran SOLE

Pak Antonius Trisanto menjelaskan bagaimana model pembelajaran Self-Organized Learning Environment (SOLE) dapat memotivasi siswa untuk aktif dalam pembelajaran mereka. Dia berbagi pengalaman praktik baik dalam mengaplikasikan model ini di SD Inpres Ohe.

Berikut ini adalah cuplikan sesi presentasi materi praktik baik saya dalam kegiatan webinar ini, untuk melihat video full kegiatan webinar silahkan klik disini.

Cuplikan Kegiatan Webinar “SABTU CB“ (Sharing Asyik Belajar Teknologi Seru Chromebook)

Selama webinar, kami tidak hanya memaparkan materi kami masing-masing, tetapi juga berkolaborasi untuk menjawab pertanyaan dan permintaan dari para peserta. Ini menciptakan lingkungan yang ramah dan membangun jejaring profesional yang kuat. Salah satu hal yang sangat memotivasi kami adalah antusiasme para guru yang menerima materi yang kami sampaikan. Mereka terlihat sangat antusias dan bersemangat untuk menerapkan berbagai ide yang kami bagikan. Ini membuktikan bahwa inovasi dalam pembelajaran sangat dihargai oleh para pendidik.

Kegiatan webinar “SABTU CB“ (Sharing Asyik Belajar Teknologi Seru Chromebook) adalah contoh nyata bagaimana kolaborasi guru melalui platform daring dapat memperkaya pengalaman belajar. Semangat berbagi pengalaman praktik baik ini adalah upaya kami untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Kami berharap bahwa inisiatif seperti ini akan terus tumbuh dan berkembang, mempersiapkan generasi muda untuk masa depan yang lebih cerah melalui pembelajaran yang inovatif dan berdaya guna, dengan dukungan TIK dan Chromebook sebagai alat pembelajaran yang efektif.

Lampiran daftar hadir peserta Webinar “SABTU CB“ (Sharing Asyik Belajar Teknologi Seru Chromebook) dapat dilihat pada lampiran dibawah ini :


Diseminasi Praktik Baik di Komunitas SMPN Satap Ilewutung : "Berbenah Mulai Dari Rumah Sendiri"

Sebelum saya membagikan praktik baik yang telah saya lakukan secara luas, ada baiknya saya membagikan pengalaman praktik baik tersebut kepada orang terdekat yang ada dilingkungan sekitar saya terutama di komunitas SMPN Satap Ilewutung yang merupakan tempat saya mengabdi. Sedikit gambaran bahwa sebenarnya sekolah kami sejak tahun 2020 di masa pandemi Covid 19 sudah memanfaatkan LMS Moodle sebagai ekosistem pembelajaran dalam skema Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT). Namun sumber belajar dalam konten LMS untuk setiap mata pelajaran juga masih terbatas hanya berisi video pembelajaran yang diunduh dari youtube serta uraian narasi materi pelajaran yang diunduh dari blog ruang guru dan sumber yang lain. 

Berikut ini adalah video cuplikan skema pembelajaran LMS Moodle localhost yang dilakukan di SMPN Satap Ilewutung.

Video Pembelajaran PTMT SMPN Satap Ilewutung
sumber : kanal Youtube SMPN Satap Ilewutung

Hal tersebut diatas mendorong saya untuk lebih intens membagikan pengalam praktik baik saya berupa pemanfaatan konten platform digital dari Kemdikbudristek seperti Platform Merdeka Mengajar (PMM) dan Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (SIBI) yang terintegrasi dalam LMS Moodle dalam pembelajaran Discovery Learning dan juga memanfaatkan fasilitas penunjang yang dimiliki sekolah seperti chromebook bantuan peratan TIK dari Kemdikbud dan tablet Advan dari pengadaan Dana BOS Kinerja. 

Untuk melihat gambaran praktik baik yang telah saya lakukan, silahkan akses pada laman berikut : Praktik Baik - PembaTIK level 4 Tahun 2023.

Berbagi Praktik Baik Pemanfaatan TIK dalam Pembelajaran di SMPN Satap Ilewutung.
sumber : dokumentasi pribadi
Pada hari Sabtu tanggal 14 Oktober 2023 pukul 08.00 WITA, saya membagikan praktik baik yang telah saya lakukan kepada guru-guru SMPN Satap Ilewutung bertempat di “Hadamoda” (sebuah bukit yang berada diluar pemukiman warga yang masih dapat dijangkau oleh sinyal internet). Dalam kegiatan ini, saya menyarankan para rekan guru untuk membawa dan mengakses chromebook yang dimiliki sekolah dan kegiatan ini kami lakukan dengan menggunakan koneksi internet adalah dengan tujuan agar saya juga dapat memandu mereka untuk mengakses dan mengunduh konten pembelajaran digital dari Platform Merdeka Mengajar (PMM) dan Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (SIBI) dengan menggunkan akun belajar.id milik mereka. Selain itu dalam kegiatan ini juga, saya berkolaborasi bersama rekan guru yang ada di sekolah yakni Bapak Ignasius Nuho Ikun, S.Pd (peserta bimtek pemanfaatan chromebook untuk optimalisasi akun belajar.id). Kami berdua juga berkolaborasi untuk memanfaatkan fitur dari layanan Google for Education

Video dokumentasi Kegiatan berbagi di Komunitas SMPN Satap Ilewutung

Rata-rata respon dari rekan – rekan guru terhadap praktik baik yang saya bagikan adalah mereka sangat antusias dan berminat untuk memanfaatkan fitur Platform Merdeka Mengajar (PMM) dan Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (SIBI)  sebagai sumber belajar sesuai dengan kebutuhan mata pelajaran yang mereka ampu. Bahkan kami berkomitmen dan berencana untuk mengaktifkan kembali LMS Moodle localhost yang sebelumnya telah dikembangkan untuk semua guru sehingga kegiatan yang kami lakukan tersebut akan terus berlanjut. Kepala SMPN Satap Ilewutung juga mendukung penuh komitmen kami ini sehingga peserta didik kami dapat dibekali dengan kemampuan literasi digital yang mumpuni serta menjawab kebutuhan gaya belajar siswa yang beragam demi terciptanya peserta didik yang mandiri dan merdeka dalam belajar.

Minggu, 22 Oktober 2023

"Harmoni untuk Kemajuan: Kolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kab. Lembata dalam Upaya Digitalisasi Pembelajaran"

"Pendidikan telah memasuki era digital yang mengubah cara kita belajar dan mengajar."

Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam dunia pendidikan menjadi semakin vital. Karena itulah, saya bersama kedua rekan Sahabat Teknologi Provinsi NTT dari Kabupaten Lembata yakni Bapak Antonius Trisanto Tukan dari SD Inpres Ohe dan Ibu Nawangwulan Cahyaristi dari SMP Negeri 1 Nubatukan memutuskan untuk berbagi pengalaman praktik baik dalam penggunaan TIK dalam pembelajaran di beberapa satuan Pendidikan yang berada di bawah naunagn Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata. Dalam artikel ini saya akan mengambarkan kegiatan yang kami lakukan dalam mengkoordinasikan rencana kegiatan berbagi praktik baik ini dengan Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) untuk mendapatkan dukangan penuh dari Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata.

Pada hari Selasa tanggal 17 Oktober 2023 pukul 08.00 WITA kami bertemu dengan Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata, Bapak Suhartin Bungalaleng, S.Ap untuk melakukan koordinasi terkait rencana berbagi praktik baik dari Sahabat Teknologi Provinsi 2023 dari Kabupaten Lembata.


Koordinasi Sahabat Teknologi NTT bersama Kabid GTK Disdik Kab. Lembata.
sumber : dokumentasi antonius tukan

Koordinasi ini dimulai dengan meluruskan pemahaman bersama mengenai apa yang ingin kami capai. Tujuan kami adalah meningkatkan pemanfaatan TIK dalam pembelajaran di sekolah-sekolah dibawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata. Dalam suasana pendidikan yang berubah cepat, pengalaman belajar yang lebih menarik dan relevan adalah yang kami kejar. Tujuan ini kami definisikan dengan jelas agar semua pihak terlibat memahami arah perubahan yang akan kami galakkan. Kunci dalam perencanaan ini adalah dialog yang terbuka dan membangun dengan Kepala Bidang GTK. Kami mengadakan pertemuan khusus dengan Kepala Bidang GTK untuk menjelaskan rencana dan tujuan kami. Saat kami memaparkan konsep dan manfaat dari berbagi pengalaman praktik baik dalam pemanfaatan TIK dalam pembelajaran, Kepala Bidang GTK dengan penuh semangat mendukung rencana kami.

Setelah kami mendapat dukungan, tahap selanjutnya adalah menentukan sekolah-sekolah yang akan berpartisipasi. Kami mencari sekolah-sekolah yang memiliki semangat dan komitmen untuk meningkatkan pemanfaatan TIK dalam proses pembelajaran. Selain itu, kami juga memastikan representasi geografis yang merata agar rencana ini dapat mencakup berbagai wilayah di bawah naungan Dinas Pendidikan. Dari hasil koordinasi ini, kami bersepakat untuk menentukan 2 (dua) sekolah sasaran berbagi pengalaman praktik baik yakni SD Inpres 1 Lewoleba untuk jengang Sekolah Dasar dan SMPN Tujuh Maret Hadakewa untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama. Dengan sekolah-sekolah partisipan yang telah ditentukan, kami merancang strategi implementasi yang matang. Rencana ini meliputi jadwal pelaksanaan kegiatan, materi yang akan kami sampaikan, metode evaluasi, serta sumber daya yang diperlukan.

Kolaborasi dengan Kepala Bidang GTK adalah langkah utama dalam menjalankan kegiatan berbagi pengalaman praktik baik yang terkait dengan pembelajaran berbasis TIK. Dukungan dan kerjasama yang baik dengan Kepala Bidang GTK merupakan faktor penentu dalam kesuksesan rencana ini. Kami berharap upaya ini akan membantu menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih inovatif dan bermutu di sekolah-sekolah. Dalam semangat kolaborasi, kami yakin bahwa kami dapat terus memajukan dunia pendidikan menuju arah yang lebih canggih dan relevan.

Sabtu, 21 Oktober 2023

"Koordinasi yang Sukses: Mendapatkan Dukungan Kepala Sekolah dalam Berbagi Praktik Baik"

Sebagai seorang guru yang selalu bersemangat untuk meningkatkan kualitas pendidikan, saya memahami betapa pentingnya mendapatkan dukungan dari kepala sekolah dalam berbagai inisiatif pendidikan. Salah satu aspek yang ingin saya bagikan dalam postingan ini adalah bagaimana saya berhasil melakukan koordinasi dengan kepala SMPN Satap Ilewutung untuk mendapatkan dukungan dalam kegiatan berbagi praktik baik peserta PembaTIK Level 4 – Level Berbagi dan Berkolaborasi bersama Sahabat Teknologi NTT Tahun 2023. 

Namun mengingat bahwa kondisi sekolah yang cukup jauh dari rumah kediaman saya serta akses internet yang kurang memadai disekolah maka saya akan menghabiskan cukup banyak waktu di Kota Lewoleba untuk mempersiapkan segala hal dalam rencana kegiatan berbagi praktik baik secara luring maupun daring. Oleh karena itu saya memerlukan komunikasi dan kesepakatan khusus bersama dengan Kepala Sekolah sehingga kegiatan ini tidak menggangu tugas pokok saya sebagai seorang guru untuk mengajar di kelas. Pada Hari Kamis Tanggal 12 Oktober 2023, saya bertemu dengan Kepala SMPN Satap Ilewutung, Bapak Yosep Dua Puhun, S.Pd untuk membicarakan 3 hal penting yakni meminta ijin untuk melakukan kegiatan berbagi praktik baik, memberikan gambaran terkait action plan kegiatan berbagi dan berkolaborasi, serta membuat perencanaan kegiatan berbagi praktik baik dalam komunitas sekolah kami. 

Koordinasi dengan Kepala SMPN Satap Ilewutung Bapak Yosep Dua Puhun. 
sumber : dokumentasi pribadi

Langkah pertama yang saya lakukan untuk mendapatkan dukungan adalah dengan berkomunikasi secara terbuka dan jelas dengan kepala sekolah. Saya mengidentifikasi tujuan dan manfaat dari kegiatan berbagi praktik baik yang akan saya lakukan, dan saya menjelaskannya dengan rinci kepada kepala sekolah. Ini mencakup bagaimana kegiatan tersebut dapat memperkaya pengajaran saya dan juga berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di sekolah. Setelah menjelaskan tujuan saya, saya selalu membuka pintu untuk konsultasi dan diskusi dengan kepala sekolah. Ini memberikan kesempatan bagi kepala sekolah untuk memberikan masukan dan saran yang berharga. Kepala sekolah kami memiliki wawasan yang luas tentang kebutuhan sekolah dan siswa, dan mendengarkan perspektif mereka sangat penting. 

Saya juga memastikan bahwa kegiatan berbagi praktik baik saya tidak mengganggu jadwal sekolah yang sudah ada. Saya berkoordinasi dengan kepala sekolah untuk menentukan waktu yang tepat untuk kegiatan tersebut, yang tidak akan mengganggu proses pembelajaran reguler. Selain mendapatkan dukungan dari kepala sekolah, saya juga mencari dukungan dari rekan guru yang mungkin tertarik untuk berpartisipasi dalam kegiatan berbagi praktik baik. Kepala sekolah kami sangat mendukung kolaborasi dan berbagi pengetahuan antar guru, jadi inisiatif ini juga mendapat dukungan dari sejumlah guru lainnya. 

Dari diskusi yang kami lakukan juga, kami membuat kesepakatan untuk meberikan ruang bagi saya untuk membagikan pengalaman praktik baik yang telah saya lakukan kepada para rekan guru di sekolah yakni pada hari Sabtu, Tanggal 14 Oktober 2023 bertempat di “Hadamoda” (sebuah tempat di luar lingkungan sekolah masih dapat dijangkau koneksi internet) dan kami berencana untuk menggabungkan kegiatan ini dengan kegiatan pengimbasan Pemanfaatan Chromebook untuk Penggunaan Google Workspace for Education

Setelah kegiatan berbagi praktik baik selesai, saya melaporkan hasilnya kepada kepala sekolah. Ini mencakup manfaat yang telah dihasilkan dan temuan yang dapat diimplementasikan dalam pengajaran di sekolah. Ini adalah cara untuk menunjukkan bahwa dukungan yang diberikan telah memberikan dampak positif. Saya sangat bersyukur karena kepala sekolah kami selalu mendukung inisiatif-inisiatif seperti ini yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan kerja sama dan dukungan dari kepala sekolah, kami dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik dan lebih inovatif. Terimakasih kepada kepala sekolah dan rekan guru yang telah mendukung upaya ini. Mari kita terus berkolaborasi untuk memberikan pendidikan terbaik bagi siswa kami dan membangun masa depan yang lebih cerah.

Instagram : Media Mengubah Mindset Berpikir Berbasis Defisit Menjadi Berpikir Berbasis Asset

Di era digital yang terus berkembang, platform media sosial terutama Instagram pribadi menjadi salah satu platform media sosial yang memiliki pengguna dalam jumlah besar. Akun Instagram saya telah menjadi wadah bagi saya untuk berbagi informasi praktik baik terkait penggunaan platform digital dalam mendukung proses pembelajaran. Saya ingin memberikan sedikit gambaran bagaimana Instagram bisa menjadi alat yang kuat dalam mendukung upaya saya menyebarkan praktik baik pemanfaatan konten digital, terutama dalam memanfaatkan Platform Merdeka Mengajar dan Sistem Informasi Perbukuan Indonesia serta optimalisasi penggunaan sarana penunjang pembelajaran seperti Chromebook yang dimiliki oleh sekolah.

Dalam penggunaan media sosial Instagram, saya membagikan beberapa postingan dengan tujuan antara lain :

  1. Kisah Sukses yang Memotivasi: Saya membagikan kisah-kisah sukses dari saya dan siswa yang telah berhasil memanfaatkan platform digital seperti Platform Merdeka Mengajar dan Sistem Informasi Perbukuan Indonesia untuk meningkatkan pembelajaran apalagi ditengah keterbatasan akses internet yang kurang memadai. Tujuannya adalah memberikan motivasi kepada pengikut saya untuk ikut serta dalam perubahan positif ini dan mengubah paradigma berpikir guru dari berpikir berbasis defisit menjadi berpikir berbasis asset.
  2. Tips dan Panduan Praktis: Dalam setiap postingan, saya menyertakan panduan langkah-demi-langkah tentang mengakses, mengunduh, dan menggunakan konten pembelajaran digital dari Platform Merdeka Mengajar dan Sistem Informasi Perbukuan Indonesia. Saya ingin memastikan bahwa pengikut saya dapat mengakses sumber belajar digital dengan mudah.
  3. Mempromosikan Sumber Belajar: Saya mengajak pengikut saya untuk mengakses konten edukatif yang telah disediakan oleh Kemdikbudristek, seperti ide praktik baik, buku digital, dan sumber daya lain yang akan membantu guru dalam merancang materi pembelajaran yang berkualitas.

Melalui akun Instagram saya, saya berharap dapat menciptakan ruang di mana guru dan individu yang peduli tentang pendidikan dapat memperoleh informasi praktik baik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Dengan memanfaatkan Platform Merdeka Mengajar dan Sistem Informasi Perbukuan Indonesia, kita dapat membantu guru dalam merancang pembelajaran yang lebih menarik dan relevan bagi siswa. Terima kasih kepada semua pengikut saya yang telah mendukung upaya ini, dan mari bersama-sama mengambil langkah menuju pendidikan yang lebih inovatif dan bermutu. Saya sangat berharap dengan postingan pada kaun Instagram saya mampu mengubah pola pikir para guru terutama yang berada di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) yang selama ini dibelenggu oleh segala keterbatasan dan kekurangan untuk dapat mulai berpikir berbasis kekuatan/asset dengan mengoptimalkan semua sumber daya yang dimiliki oleh sekolah terutama dalam memanfaatkan sarana/infrastruktur penunjang seperti Chromebook ataupun perangkat gawai lainnya yang dimiliki sekolah.

Berikut ini adalah beberapa postingan instagram saya yang berisikan kisah pengalaman sukses saya memanfaatkan Chromebook secara offline, tips dan panduan memanfaatkan Platform Merdeka Mengajar dan Sistem Informasi Perbukuan Indonesia , serta tips lain dalam mendesain konsten pembelajaran digital.


Rabu, 18 Oktober 2023

Facebook : Media Informasi Praktik Baik Pemanfaatan Platform Digital Kemdikbudristek


Dalam era digital ini, pendidikan mengalami transformasi besar berkat platform digital yang tersedia. Saya telah berkomitmen untuk mengelola akun Facebook saya dengan tujuan utama yakni berbagi informasi praktik baik terkait pemanfaatan platform digital Kemdikbudristek seperti Platform Merdeka Mengajar (PMM) dan Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (SIBI) sebagai sumber belajar digital yang telah saya lakukan selama ini.

Berikut ini adalah penjelasan lebih lanjut mengenai aktivitas saya dalam upaya memanfaatkan media sosial Facebook untuk menyebarkan informasi pemanfaatan platform digital Kemdikbudristek :

  1. Menyajikan Konten Edukatif : Dalam akun Facebook saya, saya secara rutin membagikan konten edukatif yang membahas keunggulan dan manfaat dari platform Merdeka Mengajar dan Sistem Informasi Perbukuan Indonesia. Artikel, video, dan infografis menjadi media yang saya gunakan untuk menjelaskan konsep-konsep tersebut.
  2. Langkah Penggunaan yang Efektif : saya telah menyusun panduan dan langkah-langkah penggunaan efektif dari platform tersebut, sehingga pengikut saya dapat memanfaatkannya secara optimal. Hal ini mencakup cara mengakses materi belajar, mengunduh, dan berinteraksi di platform digital tersebut.
  3. Studi Kasus Inspiratif : Saya juga berbagi kisah sukses dan studi kasus inspiratif dari individu atau sekolah yang telah berhasil memanfaatkan platform digital Kemdikbudristek untuk meningkatkan pembelajaran. Ini bertujuan untuk memberikan contoh positif dan memotivasi orang lain.
  4. Promosi Program Pendidikan : Selain informasi praktik baik, saya juga mempromosikan program pendidikan yang diinisiasi oleh Kemdikbudristek. Ini termasuk pengalam saya mengikuti Program KiHajar STEM Tahun 2023.

Melalui akun Facebook saya, saya berharap dapat memperluas pemahaman dan akses masyarakat terhadap peluang pendidikan yang ditawarkan oleh Kemdikbudristek. Saya percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk kemajuan, dan dengan memanfaatkan platform digital ini, kita dapat membantu lebih banyak individu dan komunitas untuk mendapatkan akses ke pendidikan berkualitas. Saya berterima kasih kepada semua pengikut saya yang telah mendukung upaya ini, dan mari bersama-sama menciptakan masa depan pendidikan yang lebih cerah melalui teknologi.

Berikut ini adalah beberapa postingan Facebook yang telah saya buat dalam upaya menyebarkan informasi terkait pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar (PMM) dan Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (SIBI) Kemdikbudristek :




Kamis, 06 April 2023

Praktik Baik PembaTIK Menjuarai IGI Inovation Awards 2022

Ikatan Guru Indonesia (IGI) Innovation Awards 2022 untuk Kategori Inovasi Pendidikan Tingkat SMP

IGI (Ikatan Guru Indonesia) adalah sebuah organisasi profesi guru yang berdiri pada tahun 2011. IGI memiliki misi untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia melalui pengembangan kapasitas dan kesejahteraan guru. Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh IGI adalah IGI Innovation Awards, sebuah ajang penghargaan bagi para guru yang memiliki inovasi dalam bidang pendidikan.


IGI Innovation Awards 2022 akan diadakan dengan berbagai kategori, salah satunya adalah kategori inovasi pendidikan tingkat SMP. Kategori ini ditujukan bagi para guru yang memiliki inovasi dalam bidang pendidikan yang dapat diterapkan di sekolah-sekolah tingkat SMP.

Beberapa jenis inovasi pendidikan yang dapat masuk ke dalam kategori ini antara lain:
  • Inovasi teknologi pendidikan, misalnya aplikasi pembelajaran, platform e-learning, dan sejenisnya.
  • Inovasi metode pembelajaran, misalnya metode pembelajaran aktif, blended learning, cooperative learning, dan sejenisnya.
  • Inovasi pengembangan kurikulum, misalnya penambahan mata pelajaran baru, integrasi kurikulum, dan sejenisnya.
  • Inovasi penilaian, misalnya penggunaan teknologi dalam penilaian, penilaian otomatis, dan sejenisnya.
Dalam perlombaan ini, penulis juga mengirimkan salah satu Karya Praktik Baik yang merupakan praktik baik yang dilakukan selama mengikuti PembaTIK Tahun 2022. Inovasi yang penulis lakukan adalah dengan mengintegrasikan fitur-fitur dari PMM dan Portal Rumah Belajar kedalam LMS Moodle localhost sehingga dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran secara offline. Dalam LMS Moodle Localhost, kedua platform tersebut dapat diintegrasikan sehingga siswa dapat mengakses berbagai materi pembelajaran dan kursus online dari kedua platform tersebut tanpa harus terkoneksi dengan internet. Hal ini sangat bermanfaat bagi siswa yang memiliki keterbatasan akses internet di rumah atau di sekolah. Dengan menggunakan LMS Moodle Localhost, siswa dapat mengakses materi pembelajaran dan kursus online dari kedua platform tersebut dengan mudah dan tanpa khawatir tentang keterbatasan akses internet.

Dalam mengintegrasikan kedua platform tersebut, LMS Moodle Localhost juga menyediakan berbagai fitur lainnya yang sangat berguna bagi siswa. Misalnya, fitur forum diskusi yang dapat digunakan untuk berdiskusi dengan teman sekelas atau guru tentang materi pembelajaran. Selain itu, fitur tugas online juga dapat digunakan untuk mengumpulkan tugas atau pekerjaan yang telah diberikan oleh guru.
Secara keseluruhan, pemanfaatan fitur portal rumah belajar dan platform merdeka mengajar yang diintegrasikan dalam LMS Moodle Localhost sangat bermanfaat bagi siswa yang memiliki keterbatasan akses internet. Dengan menggunakan LMS Moodle Localhost, siswa dapat mengakses berbagai materi pembelajaran dan kursus online dari kedua platform tersebut dengan mudah dan tanpa khawatir tentang keterbatasan akses internet. Selain itu, fitur-fitur lainnya yang tersedia di LMS Moodle Localhost juga sangat berguna bagi siswa dalam proses pembelajaran.